Imunisasi

Pengertian Imunisasi

Imunisasi adalah satu upaya untuk meningkatkan kekebalan tubuh secara aktif. Artinya kita tidak memasukkan  antibodi atau zat kekebalan tubuh ke dalam tubuh anak tapi kita memasukkan suatu zat yang bersifat antigen ke dalam tubuh anak.

Zat antigen ini bisa berupa kuman/virus hidup yang dilemahkan atau sudah mati,  bisa juga  berupa bagian dari sel kuman atau virus.  Zat yang bersifat antigen ini, bila masuk ke dalam tubuh akan merangsang tubuh untuk membuat antibodi yang bersifat khusus terhadap antigen tersebut.

Contohnya, kalo kita memasukkan kuman TBC yang sudah dilemahkan ke dalam tubuh maka tubuh akan bereaksi membentuk antibodi anti TBC tanpa membuat kita jatuh sakit TBC. Jadi, bila suatu saat nanti ada kuman TBC masuk ke dalam tubuh kita maka kita sudah mempunyai kekebalan terhadap TBC sehingga kita tidak sakit TBC.

imunisasi Imunisasi

Tujuan Imunisasi

Tujuan utama imunisasi adalah untuk mencegah anak atau seseorang  menderita penyakit tertentu.

Imunisasi di Indonesia

Pelaksanaan imunisasi di Indonesia sudah berlangsung puluhan tahun. Imunisasi di Indonesia dilaksanakan mulai dari tingkat posyandu, puskesmas hingga dokter praktek swasta. Pemerintah sendiri sudah membebaskan biaya untuk imunisasi dasar yang dilakukan di posyandu dan puskesmas. Jadi, jangan sampai ada anak Indonesia tidak di imunisasi karena alasan biaya ya!!

Imunisasi Dasar

Program imunisasi dasar adalah pemberian imunisasi untuk anak dibawah satu tahun  yang meliputi imunisasi untuk 6 penyakit penting yaitu TBC, hepatitis, difteri,pertusis, tetanus,polio dan campak.

Cara imunisasi

Imunisasi ada yang diberikan secara suntikan ke otot , kulit atau lapisan bawah kulit maupun ada yang diberikan melalui tetesan cairan ke mulut.

Jadwal Imunisasi

Jadwal imunisasi untuk anak di Indonesia mengacu pada jadwal imunisasirekomendasi Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI).

Imunisasi Tambahan

Selain imunisasi dasar sebagai imunisasi yang wajib diberikan. Ikatan dokter anak Indonesia merekomendasikan beberapa imunisasi tambahan yaitu :

Diberikan 1 kali pada usia 15 bulan. Diulang lagi pada usia 5-6 tahun

  • Imunisasi Pneumokokus ((PCV)

Diberikan 3 kali pada usia 2, 4, 6 bulan. Booster usia 12-15 bulan.

  • Imunisasi Tifoid

Diberikan mulai usia 2 tahun. Dapat diulang setiap 3 tahun

Diberikan 3 kali pada usia 2, 4, 6 bulan. Booster usia 15-18 bulan.

  • Imunisasi influenza

Dapat diberikan mulai usia 6 bulan.  Dapat diulang setiap tahun

  • Imunisasi Hepatitis A

Diberikan 2 kali mulai usia 2 tahun dengan interval pemberian yang kedua 6-12 bulan.

Diberikan 3 kali mulai pada usia 2, 4  dan 6 bulan.

  • Imunisasi Human Papiloma Virus (HPV)

Diberikan 3 kali pada usia antara 10-18 tahun.

 

Referensi : Pedoman Imunisasi di Indonesia.Satgas imunisasi IDAI 2008

 

Popular search terms:

Kesehatan Anak Info

Like Me