Imunisasi MMR

Apa itu imunisasi MMR?

Imunisasi MMR adalah imunisasi untuk mencegah 3 penyakit yaitu Mumps (gondongan, parotitis), Measles (campak,morbili, rubeola) dan Rubela.

Dari ketiga penyakit diatas, rubela adalah penyakit yang ditakuti karena dapat menimbulkan komplikasi pada ibu hamil. Sehingga pemberian imunisasi MMR sangat dianjurkan terutama pada anak perempuan. Bila seorang ibu hamil terkena rubela maka bayinya dapat terkena sindrom rubela kongenital yang ditandai adanya kelainan jantung, gangguan pendengaran dan kelainan mata pada bayinya.

imunisasi mmr Imunisasi MMR

Vaksin MMR

Vaksin MMR merupakan vaksin kering yang mengandung virus hidup, harus disimpan pada temperatur 2-8oC  atau lebih dingin dan terlindung dari cahaya. Vaksin harus digunakan dalam waktu 1 jam setelah dicampur dengan pelarutnya.

Pemberian imunisasi MMR

Imunisasi MMR diberikan lewat suntikan intarmuskular (ke dalam otot) atau subkutan (suntikan dibawah kulit). Imunisasi MMR diberikan pada anak umur 12-18 bulan.

Rekomendasi

Imunisasi MMR dapat diberikan walaupun ada riwayat sudah terkena penyakit campak, gondongan atau rubela atau sudah pernah di imunisasi campak. Tidak ada efek imunisasi yang terjadi pada anak yang sebelumnya telah mendapat imunisasi terhadap salah satu atau lebih dari ketiga penyakit ini.

Efek samping imunisasi MMR

Setelah imunisasi MMR dapat terjadi demam, muncul ruam, anak lesuh yang sering terjadi 1 minggu setelah imunisasi yang berlangsung selama 2-3 hari.

Kejang demam timbul pada 0,1% anak. Ensefalitis (radang otak) terjadi pada <1/1.000.000 dan pembengkakan kelenjar parotis.

 Siapa yang tidak boleh diimunisasi MMR?

  • Anak yang menderita kanker yang tidak diobati.
  • Anak yang mendapat obat yang menurunkan respon imun atau steroid dosis tinggi.
  • Anak dengan alergi berat terhadap gelatin atau obat neomisin
  • Anak dengan demam akut
  • Anak yang mendapat vaksin hidup yang lain. Imunisasi MMR ditunda lebih kurang 1 bulan setelah imunisasi yang terakhir.
  • Anak yang baru saja mendapat transfusi darah (whole blood) dalam 3 bulan terakhir.
  • Anak yang baru saja mendapat terapi imunoglobulin.
  • Disebabkan oleh karena komponen rubela, wanita hamil tidak dianjurkan mendapat imunisasi MMR dan dianjurkan untuk tidak hamil selama 3 bulan setelah imunisasi MMR.

 Kontroversi imunisasi MMR

Ada isu yang mengatakan imunisasi MMR dapat menyebakan autis pada anak. Apkah isu ini benar?. Baca di imunisasi MMR dan autism

Popular search terms:

Kesehatan Anak Info

Like Me