Imunisasi cacar air

Imunisasi cacar air diberikan pada anak untuk mencegah anak terkena penyakit cacar air.Imunisasi cacar air berisi virus varisela zoster yang telah dilemahkan.  Imunisasi cacar air ini terbukti aman, ditoleransi baik dengan efek samping yang minimal. Setelah imunisasi  dapat timbul demam dan ruam minimal.imunisasi cacar air

Imunisasi cacar air memberikan tingkat perlindungan yang tinggi pada anak usia 1-12 tahun. Saat ini di negara maju telah tersedia imunisasi cacar air yang dikombinasikan dengan vaksin lain.

Kapan imunisasi cacar air diberikan?

Pada orang yang terpapar dengan virus cacar air atau kontak dengan penderita cacar air, imunisasi cacar air harus diberikan dalam 96 jam pertama.

Imunisasi cacar air oleh Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) direkomendasikan diberikan 1 kali saja (jadwal imunisasi 2012) karena kemungkinan anak untuk mendapat kekebalan secara alamiah masih tinggi.

imunisasi cacar airImunisasi cacar air dapat diberikan mulai umur 1 tahun, setelah pemberian imunisasi campak. Imunisasi cacar air ini dapat diberikan bersamaan dengan imunisasi MMR.

Beberapa buku pedoman menganjurkan untuk memberikan imunisasi cacar 2 kali dengan interval minimum 3 bulan. Untuk anak lebih dari 12 tahun, interval pemberian vaksin kedua minimal 4 minggu.  Pemberian imunisasi cacar air sebanyak 2 kali ini untuk meningkatkan tingkat perlindungan. Imunisasi cacar air ini terbukti mampu memberikan perlindungan hingga 10 tahun.

Kontra indikasi imunisasi cacar air

Imunisasi cacar air tidak boleh diberikan pada anak dengan demam tinggi, anak yang alergi neomisin, anak yang mendapat obat steroid dosis tinggi, anak dengan sel darah putih (limfosit) kurang dari 1200/uL dan anak yang sedang menjalani radioterapi atau kemoterapi.

Referensi :

Buku ajar infeksi dan pediatric tropis.IDAI 2008

Pedoman Imunisasi di Indonesia.2008

Popular search terms:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *